Pages

Senin, 18 Juli 2011

ETIKA DALAM BERCHATTING, EMAIL, MAILING LIST DAN FORUM

TUGAS ETIKA PROFESI

ETIKA DALAM BERCHATTING, EMAIL, MAILING LIST DAN FORUM
  
Etika Chatting
Chatting tidak hanya populer kalangan remaja saja namun sekarang ini, sudah merambah kalangan dewasa bahkan orang tua sekalipun. Dengan chatting, kita bebas mengobrol apa saja mulai dari pekerjaan kantor, persahabatan, pelajaran sekolah, mata kuliah, dan lain-lain Bahkan sampai ke arah pribadi. Saking bebasnya kadang-kadang membuat chatter-chatter kebablasan tanpa kontrol yang mungkin dapat membuat chatter lainnya marah dan tersinggung. Walaupun pada saat chatting, tidak terjadi tatap muka secara langsung, namun hal itu seharusnya tidak membuat para chatter meninggalkan etika ketimuran seperti dalam pergaulan pada umumnya.
Sebenarnya kita semua sudah sepakat dan mengetahui etika chatting (walau pun tidak disebutkan secara tertulis), namun kita belum menyadari sepenuhnya untuk mempraktekkannya dengan benar. Nah, etika chatting tersebut antara lain, di bawah ini.
·        Harus Sopan, siapa pun partner chatting kita, mengenalnya atau tidak, jangan sampai kita memperlakukan partner chatting dengan tidak sopan, seperti mengetikkan kata-kata porno atau kata-kata yang kasar atau tidak pantas lainnya.
·        Jangan memaksakan kehendak, apapun alasan partner chatting sehingga dia tidak mau melayani percakapan dengan kita, kita harus menghormatinya dan tidak boleh memaksanya untuk menjawab atau meladeni percakapan kita.
·        Harus Jujur, usahakan untuk menuliskan sesuatu apa pun dengan jujur (kecuali untuk hal-hal yang menyangkut privasi), karena hal ini akan membuat partner chatting kita percaya dan menghargai kita. Yakinlah bahwa sejelek atau seburuk apa pun, jika kita mengatakannya dengan jujur, orang lain akan menghargai kita dengan baik dan mengangkat topi untuk itu. Yang sering kita jumpai (bahkan saya sendiri) adalah sulit untuk mengatakan apa adanya, seperti umur, status, atau perkerjaan.
·        Jangan suka mengganggu dan iseng, walaupun partner chatting keliatan online, belum tentu dia mempunyai waktu untuk melakukan chatting dengan kita, siapa tahu dia mempunyai pekerjaan yang memerlukan konsentrasi. Jika demikian, kita tidak boleh mengganggunya atau mengisenginya dengan mengetikkan “BUZZ” terus menerus.
·        Jangan pernah membawa SARA, karena hal ini sangat sensitive yang dapat memicu perselisihan dan yakinlah hal ini tidak akan memberi manfaat apa-apa bagi kedua belah pihak.
·        Ucapkan salam, tidak ada buruknya jika ucapan salam diterapkan pada saat chatting yang justru dapat menambah suasana keakraban. Pada setiap perjumpaan kita bisa mengetikkan selamat siang, halo, hi, atau senang bertemu Anda kembali, atau jika ingin mengakirinya, bisa mengetikkan selamat tinggal, bye, atau sampai ketemu lagi.
·        Jangan menuliskan dengan HURUF BESAR (KAPITAL) karena hal ini mengandung arti teriakan sehingga dapat membuat partner chatting marah atau tersinggung.
·        Aktifkan status offline, hal ini dapat menjadi alternative jika Anda sedang sibuk dan tidak ingin “diganggu” chatter lain, dan ini sah-sah saja.
·        Jangan terlalu banyak membuka dialog pada saat yang bersamaan, jika Anda tidak ingin dikatakan tidak serius oleh partner chatting Anda, karena harus melayani banyak dialog dengan yang lain. Selain itu, jika sembari menyelesaikan tugas pekerjaan, maka akan sangat mengganggu kelancaran pekerjaan Anda tersebut.
·        Jangan lupa minta izin kepada partner chatting, pada saat kita ingin meninggalkan komputer, siapa tahu dia sedang menunggu jawaban dari kita.
·        Jika Anda salah masuk room dengan tema yang tidak Anda sukai, jangan sekali-sekali membelokkan tema obrolan sesuai keinginan Anda, kecuali Anda sudah mendapat mandat dari chatter lainnya. Atau lebih baik Anda keluar dari room tersebut.
Selain etika chatting yang telah disebutkan di atas, ada tips chatting lain yang mungkin perlu kita ketahui adalah, antara lain seperti di bawah ini.
·        Gunakanlah nickname yang baik dan sopan.
Jangan menggunakan nama asli sebagai nickname Anda.
·        Jangan pernah memberikan alamat dan nomor telepon kepada chatter yang belum Anda kenal sama sekali.
·        Jika Anda menggunakan webcam, jangan sembarangan memberi izin kepada chatter yang tidak Anda kenal.
·        Jika ingin memview webcam dari partner chatter, harus meminta izin dengan baik-baik kepadanya, kalau pun tidak diizinkan Anda harus menghormatinya.
·        Jika harus melakukan copy darat, pastikan Anda tidak sendirian, hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
·        Jangan pernah melayani chatter yang menggunakan kata-kata kasar atau tidak sopan.

Etika E-Mail
Netiket atau Nettiquette, adalah etika dalam berkomunikasi melalui e-mail. Seperti halnya berkomunikasi melalui surat atau bertatap muka, berkomunikasi dengan e-mail butuh tatacara sendiri. Bisa dibayangkan. Hampir setiap hari ada jutaan e-mail dikirimkan dan diterima oleh begitu banyak orang. Maka salah-salah kata, bisa berarti fatal.
1.      Tapi memang sangat menyebalkan, jika kita menerima pesan e- mail yang pengirimnya menggunakan huruf kapital, mengirim kembali seutuhnya pesan-pesan yang kita kirimkan, atau menjawab pertanyaan panjang kita, dengan ucapan, "saya kira begitu", atau "betul." Nah, untuk mencegah hal itu terjadi, ada baiknya kita mengetahui beberapa di antaranya: Jangan terlalu banyak mengutip.
Hati-hati dalam melakukan balasan (reply). Fasilitas 'Reply' dari sebagian besar program mailer biasanya akan mengutip pesan asli yang Anda terima secara otomatis ke dalam isi surat Anda.
Jika harus mengutip pesan seseorang dalam jawaban e-mail, usahakan menghapus bagian-bagian yang tidak perlu, dan hanya menjawab bagian-bagian yang relevan saja. Pesan yang terlalu panjang memakan file yang besar, yang membuat loading menjadi lambat, yang berarti akan menambah beban pulsa tidak hanya pada pihak penerima, juga pada pihak si pengirim.
2.      Perlakukan e-mail secara pribadi.
Jika seseorang mengirim informasi atau gagasan kepada Anda secara pribadi, Anda tidak sepatutnya mengirimnya ke forum umum, seperti kelompok grup, atau mailing-list. Email pada dasarnya adalah alat komunikasi personal.
3.      Jangan gunakan huruf kapital.
Seperti halnya membaca suratkabar, atau surat, membaca pesan e-mail yang menggunakan huruf besar/kapital yang berlebihan tidak enak dilihat. Tapi di samping itu, terutama dalam tata krama berkomunikasi dengan e-mail/chat, penggunaan huruf besar biasanya dianggap berteriak. Mungkin saja maksudnya hanya untuk memberi tekanan pada maksud Anda.
4.      Jangan Membicarakan Orang Lain.
Jangan membicarakan orang atau pihak lain, apalagi kejelekan- kejelakannya. Berhati-hatilah terhadap apa yang Anda tulis. E- mail memiliki fasilitas bernama 'Forward', yang mengizinkan si penerima akan meneruskannya (forward) ke orang lain.
5.      Jangan gunakan CC.
Jika Anda ingin mengirim mail ke sejumlah orang (misalnya di mailing-list), jangan cantumkan nama-nama pada kolom CC. Jika Anda melakukan hal itu, semua orang yang menerima e-mail Anda, akan bisa melihat alamat-alamat e-mail orang lain. Umumnya orang tidak suka bila alamat e-mailnya dibeberkan di depan umum. Selalu gunakan BCC (blind carbon copy). Dengan cara ini setiap orang hanya bisa melihat alamat e-mailnya sendiri.
6.      Jangan gunakan format HTML
Jika Anda mengirim sebuah pesan penting ke rekan Anda, jangan gunakan format HTML tanpa Anda yakin bahwa program e-mail rekan Anda bisa memahami kode HTML. Jika tidak, pesan Anda sama sekali tidak terbaca atau kosong. Sebaiknya, gunakan plain text.
7.      Jawablah Secara Masuk Akal
Jawablah setiap pesan e-mail secara masuk akal. Jangan menjawab dua tiga pertanyaan dalam satu jawaban. Apalagi, menjawab pesan e-mail yang panjang lebar, dan Anda menjawab dalam satu kata: "Good." Wah, ini sangat menyebalkan.
8.      Jangan mudah "terbakar", over-reaksi, atau terburu-buru menghapus suatu email tanpa berusaha memikirkannya dengan baik. Dalam bahasa tulis, kita memiliki waktu untuk memikirkan bagaimana kita merespon atas sesuatu email yang membuat kita marah. Begitu juga dengan beremail ria. Bila anda merasa dipenuhi dengan emosi yang kuat, kemudian menulis balasan dengan emosional pula, maka sebaiknya jangan buru-buru anda kirim email tersebut. Simpanlah dulu dalam "draft folder" selama beberapa hari untuk dibaca ulang. Banyak persahabatan yang hancur gara-gara terburu-buru menanggapi suatu email tanpa berusaha memikirkannya dengan bijaksana.
9.      Bersabarlah dalam menunggu "reply". Ketahuilah, orang tidak hanya hidup dengan internet. Mereka mungkin tidak membalas email anda dengan segera. Masih banyak orang yang men-cek email mereka cuma seminggu sekali.
10.  Akuilah bahwa tidak semua orang senang menerima segala yang anda anggap lucu. Jangan terus-menerus mengirimkan sesuatu pada mereka yang tidak pernah membalasnya, meskipun dengan ucapan terima kasih.
11.  Benahi susunan email "forwards" anda. Bila anda ingin memforward sebagian atau seluruh pesan pada pihak lain, maka luangkan sedikit waktu anda untuk menghapus tanda ">" atau ">>" yang biasanya muncul.
12.  Gantilah "Subject" atau judul email bila topik pembicaraan anda berubah. Seringkali setelah saling bertukar email beberapa kali, topik pembicaraan berubah dari aslinya, namun "Subject" atau judul email belum juga diganti. Akan jauh lebih mudah untuk melacak email yang masuk bila "Subject" disesuaikan dan dapat mencerminkan isi email yang sedang anda tulis.
13.  Hapuslah pesan reply yang tidak perlu. Beberapa program email secara otomatis memunculkan isi email yang terdahulu bila anda  sedang membalas/mereplynya. Ada baiknya anda menghapus pesan tersebut dan hanya tinggalkan pesan yang benar-benar anda anggap perlu.
14.  Jangan teruskan surat berantai. Anda tentu merasa terganggu dan jengkel bila seseorang mengirimi anda sebuah email tentang humor atau cerita-cerita, kemudian meminta anda untuk meneruskannya dengan segera pada 10 teman anda yang lain, atau bila tidak maka anda akan ketiban sial. Mengapa anda juga bermaksud mengganggu dan membuat orang lain jengkel bila anda meneruskan email semacam ini? Hapus saja dengan menekan tombol "delete".
15.  Hormati privacy orang lain. Ini termasuk juga alamat email mereka. Bila anda sedang mengirim email ke sejumlah orang yang mungkin satu-sama-lain tidak saling mengenal, gunakan "bcc" atau "blind carbon copy " agar alamat-alamat email mereka tidak saling diketahui. Bila anda mudah mengirim email ke banyak alamat sekaligus tanpa mempertimbangkan saran ini, maka bersiap-siaplah untuk dikomplain karena mereka menerima *spam*.
16.  Jangan melakukan SPAM. Mungkin saja anda tidak sengaja melakukannya, tetapi banyak orang tidak menyadari jika mereka menggunakan alamat-alamat email yang mereka dapat dari "forwarded email", kemudian menggunakannya tanpa permisi, ini termasuk bentuk spam.

Etika dalam Facebook
Facebook ibarat sebuah kekuatan yang maha dahsyat dan tidak terhindarkan. Tak jarang facebook juga menjadi senjata mematikan yang justu meretakkan hubungan sosial seseorang.
Berikut beberapa etika dalam berfacebook yang dikutip dari msnbc.com  :
1.      Status hubungan adalah kesepakatan bersama.
Banyak permasalahan yang timbul akibat merubah status hubungan, tanpa kesepakatan kedua belah pihak. Ingat, begitu anda merubah status anda, secara real time semua teman anda akan segera mengetahuinya.
2.      Tidak ada masalah jika anda berteman dengan teman dari teman anda.
Tapi ada baiknya jika dalam perkenalan kita menjelaskan tentang “middleman” yang menghubungkan kita. Kita tidak ingin dianggap berniat menjual sesuatu dong, ketika mengajukan hubungan pertemanan dengan seseorang yang belum dikenal.
3.      Sebaiknya memberitahukan terlebih dahulu jika ingin berteman dengan mantan sahabat dekat anda.
4.       Persiapkan diri sebelum berteman dengan seseorang yang pernah berkencan dengan anda.
Siapkan mental anda untuk menghadapi status dia sekarang, dan yang terpenting.. jangan cemburu !!!
5.       Jangan banjiri profil dengan Photo, Video dan Komentar tentang gagalnya hubungan anda.
Jangan lakukan hal diatas jika anda tidak ingin dipermalukan dengan serangan balasan.
6.      Jangan berteman dengan mantan terbaru dari sahabat dekat anda jika anda tidak betul-betul berteman sebelumnya.
Lebih banyak mudarat dari manfaatnya !!!
7.      Jangan mengumbar rahasia pribadi anda jika tidak ingin dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Jika ingin Curhat tentang rahasia anda kepada seseorang, sebaiknya gunakan saja e-mail.
8.      Pahami perbedaan antara Wall dan Message.
Kata-kata seperti “I luv u sooooo much baaaaaaaaby. I can’t waaaaaaait too seeee u 2nite” alangkah lebih baik kalau ditulis di message.
9.       Jejaring Sosial bukanlah sebuah terapi yang seharusnya tidak jadi pengganggu dalam sebuah pengambilan keputusan.
10.   Jangan membuat akun dan profil palsu
Jangan pernah sekali-kali membuat akun dan profil palsu tentang mantan ataupun seseorang. Dan anda melakukan posting ataupun aktivitas perteman yang buruk untuk merusak namanya. Jangan pernah sekali-kali melakukan hal ini.
Intinya adalah kehidupan sosial dunia maya bukan merupakan pilihan kehidupan bersosial yang utama, tapi merupakan pelengkap yang seharusnya memperindah hubungan yang sesungguhya.
happy networking !!!

Etika Mailing List
Dunia milis tentu juga tidak lepas dari tata krama atau peraturan. Biar arus hubungan antara netter tidak kacau, maka perlu ada sebuah ketentuan. Internet telah berhasil membentuk komunitas masyarakat tersendiri yang dalam berkomunikasi sesama anggotanya telah menghilangkan jarak fisik, dan juga bisa jadi tidak pernah bertemu secara fisik. Yang terjadi adalah pertukaran ide melalui dialog dua orang atau lebih. Hadirnya berbagai fasilitas di Internet semakin memudahkan interaksi antara masing-masing anggota masyarakat. Fasilitas komunikasi seperti One-to-One Communication (electronic mail, chat), memungkinkan terjalinnya komunikasi antara dua pihak dengan cepat dan biaya yang lebih murah jika dibandingkan dengan sarana komunikasi lainnya. Dan juga fasilitas komunikasi One-to-Many Communication (Mailing Lists/milis, NetNews) memungkinkan sekelompok anggota masyarakat Internet untuk berdiskusi dan saling tukar pendapat diantara mereka dengan sangat mudah
Pertama: Ingatlah bahwa kita berinteraksi dengan manusia.
Jangan lupa bahwa orang yang membaca email atau postingan kmanusia yang memiliki perasaan. Sehingga:
Ø      Jawablah secara masuk akal. Jangan menjawab dua tiga pertanyaan dalam satujawaban.  Apalagi, menjawab pesan e-mail yang panjang lebar, dan anda menjawab hanya satu kata: "Good." Wah, ini sangat menyebalkan. Inilah yang disebut jawaban one liner (pesan satu baris) sesuatu yang dianggap tidak menghargai orang yang menanya.
Ø      Subyek mencerminkan isi. Kalo yang ini gak usah dijelasin lagi. Iya gak? Pokoknya, ganti subyek e-mail ketika isi e-mail sudah mulai tidak sesuai dengan topik/subyek.
Ø      Jangan sampai menipu pembaca. Biasakan untuk menulis judul (Subject) dengan jelas dan sesuai dengan isi pesan. Ini terutama untuk pesan pertama atau pesan bisnis. Untuk pesan penting dan menyangkut reputasi anda, pakailah selalu alamat surat elektronik resmi. Terlebih untuk pesan pertama ke orang yang tidak mengenal anda, karena ada kecenderungan pemakai (terutama yang banyak menerima surat elektronik) untuk langsung menghapus pesan tanpa melihat isi. Jangan sekali-sekali mengirimkan pesan yang sama ke banyak orang sekaligus (untuk promosi misalnya). Ini beresiko alamat surat elektronik andaakan dimasukkan daftar hitam sebagai pengirim junk-email (surat sampah). Bila membalas (reply) pesan yang panjang, hapus sebagian pesan yang lama untuk menghemat waktu pengiriman. Ini juga akan membantu penerima untuk mendownload. Sama dengan ini adalah hindari mengirim data yang sangat besar (data gambar, dll) bersama dengan pesan. Terlebih untuk pesan ke orang yang tidak begitu anda kenal, pakailah bahasa yang sopan. Terlebih bila anda tidak mengetahui usia atau posisi orang yang dikirimin pesan.

Kedua: Standar perilaku di dunia nyata berlaku pula di dunia maya.
Konsekuensinya: Jaga keetisan, melawan hukum adalah netiket yang buruk.
Ketiga: Ketahuilah di mana anda berada di dunia maya.
Maka: Netiket bervariasi dari satu domain ke domain lainnya, Tunggulah sambil mengamati (dengan membaca posting-posting sebelumnya) domain yang akan anda masuki sebelum berinteraksi di dalamnya.
Keempat: Hargailah waktu dan bandwidth orang lain. Konsekuensinya:
Ø      Gak mengapa jika anda menganggap apa yang sedang anda kerjakan saat ini
Ø      merupakan hal yang terpenting di jagad raya. Namun, jangan berharap bahwa orang lain akan berpikiran sama.
Ø      Kirim pesan (posting) pada grup diskusi yang sesuai. Tetaplah pada topic diskusi, jika pesan anda tidak sesuai dengan topik yang ada, jangan kirimkanpesan tersebut.
Ø      Usahakan untuk tidak menanyakan hal yang bodoh pada grup.
Ø      Baca dahulu FAQ (Frequently Asked Questions) sebelum mulai bertanya.
Ø      Gunakan email japri (jalur pribadi) untuk hal yang bersifat personal daripada mengirimkannya kepada grup.
Ø      Jangan membuang waktu pembaca yang sudah mahir, dengan mengirimkan informasi yang mendasar.
Ø      Perhatikan benar isi dan tujuan mailing-list dan hindari mengirim pesan yang tidak berhubungan.
Ø      Hindari mengirim pesan yang bersifat pribadi atau hanya relevan untuk beberapa anggota.
Ø      Ingatlah selalu bahwa anggota mailing-list adalah majemuk dan memilih latar belakang yang berbeda.
Ø      Pesan anda tidak mengandung hal-hal yang berpotensi menyinggung pihak lain.Pada saat masuk sebagai anggota mailing list, simpan baik-baik petunjuk untuk masuk dan keluar sebagai anggota, atau minimal pastikan bahwa anda mengetahui bagaimana cara keluar dan masuk.Ini perlu agar tidak mengirimkan pesan untuk keluar melalui forum umum. Pesan-pesan semacam ini sangat mengganggu anggota lain dan membebani jaringan secara keseluruhan. Dan jangan-sekali-sekali mengirimkan pesan hanya untuk menyatakan setuju atau tidak setuju karena akan sangat mengganggu traffic dari mailling list tersebut dan juga membebani jaringan mailling list dan tidak semua orang akan nyaman dengan hanya melihat kata setuju anda yang hanya beberapa kata yang tidak mempunyai manfaat apapun terhadap penerima secara keseluruhan dan tidak semua anggota akan senang terhadap pesan-pesan seperti ini, karena akan membuat penuh mailbox mereka.
Ø      Point yang utama jangan samakan mailling list seperti chatting yang dapat memperlihatkan spontanitas sahabat, karena mailing list adalah forum diskusi dan informasi bukan forum bincang-bincang ala kadarnya.
Kelima: Jangan membuat bingung pembaca. Caranya:
Ø      Buat email seperti kartu pos. Jaga supaya pesan singkat dan tepat saja.
Ø      Jangan terlalu berlebihan dalam mengutip. Dalam membalas pesan kutiplah hanya hal yang penting untuk dibalas.
Ø      Tulis dan ejalah dengan benar. Tulis seperti menulis sebuah surat.
Ø      Jaga supaya signature paling banyak empat baris saja.
Ø       Cek ulang di Web jika anda mendapat email, misalnya tentang virus. Jika gak pasti tentang hal tersebut, jangan meneruskan email tadi ke orang lain.
Ø      Jangan mengirim spam!

 Etika Forum
Forum internet merupakan fasilitas yang tersedia di internet dimana pengguna dapat berdiskusi. Forum berbasis internet ini sudah dikenal sejak tahun 1995, dan fungsinya mirip bahkan lebih baik dari papan buletin dan milis internet yang sudah ada sejak tahun 1980-an. Perasaan komunitas virtual sering muncul pada fourm-forum yang memiliki anggota tetap. Teknologi, permainan komputer, dan politik merupakan tema paling populer yang menjadi pokok bahasan forum internet, tetapi masih banyak lagi topik-topik lainnya.
Etika pergaulan yang harus setiap anggota forum patuhi adalah:
  1. Setiap anggota diwajibkan membaca dan memahami peraturan yang ada di DetikForum.
  2. Setiap anggota wajib membaca FAQ (Frequently Asked Questions) sebelum bertanya.
  3. Tidak diperkenankan berkonfrontasi akan sesuatu topik secara terbuka dan melanggar etika pergaulan.
  4. Jaga sopan santun terhadap masing-masing dan jangan menggunakan kata-kata yang tidak sopan.
  5. Dilarang keras memposting gambar ataupun kartun porno.
  6. Seluruh Anggota memiliki hak yang sama untuk bertanya dan menjawab.
  7. Setiap anggota agar berhati-hati sewaktu posting dan mem-posting di forum/thread.
  8. Sewaktu menjawab (Reply) suatu posting dengan menggunakan "Quote", wajib diedit isinya agar yang ditampilkan hanya kalimat yang hendak dijawab atau dikomentari saja. Ini supaya tidak membebani bandwidth.
  9. Jangan pernah meminta dengan cara apapun untuk mendapatkan Good Reputation Points (GRP) dan/atau mengancam dalam bentuk apapun untuk memberikan Bad Reputation Points (BRP).
  10. Jika ingin mem-posting sesuatu yang bersifat menginformasikan, dan sumbernya diambil dari tempat lain, agar menyertakan sumber dengan jelas.
  11. Seluruh anggota diwajibkan untuk menghormati moderator dan administrator.
Peraturan Forum
1. Username/Avatar/Signature/Profile Photo
Dilarang keras menggunakan Username dan/atau Avatar dan/atau Signature dan/atau Profile Photo yang mengandung subyek-subyek terlarang (forbidden subjects).
2. Forbidden Subjects
Yang termasuk dalam subyek-subyek terlarang adalah SARA, pornografi, seks, judi dan kekerasan. Anggota DetikForum dilarang keras menulis dan atau menaruh apapun yang berkaitan dengan subjek-subjek tersebut.
3. Signature
- Maximum lines: 2
- Maximum value of x for [SIZE=x] BBCode: 5
- Maximum image/gambar: 1
4. Advertisement/Iklan
Hanya boleh dilakukan di forum Jual-Beli. Apabila anggota tertarik untuk beriklan dengan banner di DetikForum maka anggota dipersilakan menghubungi administrator. Mempromosikan situs lain yang tidak berkaitan dengan DetikForum selain di forum Komunitas Online juga dilarang keras.
5. One Liner Posting
Dilarang keras membuat posting yang tidak berarti dan berbentuk "one liner" secara terus-menerus.
6. Multiple Posting
Dilarang keras membuat posting yang sama berkali-kali.
7. Malicious Ware
Dilarang menaruh apapun yang berisi dan atau yang mengakibatkan malicious ware (seperti virus atau spyware) yang menyerang DetikForum dan atau anggotanya
8. Kritik, Saran dan Pertanyaan
Hanya boleh dilakukan di forum Kritik, Saran dan Pertanyaan
9.Money Game/MLM
Dilarang keras memposting berbagai bentuk promosi/ajakan atas usaha/kegiatan 'money game', 'multi-level marketing', 'piramide business', 'referral business' dan sejenisnya
10. Username Banned
  • Akan dijatuhkan atas member yang melanggar peraturan yang disebutkan di atas.
  • Namun sebelum di-banned, member akan mendapatkan peringatan sesuai dengan kesalahannya dengan rincian: memasukan konten SARA dan pornografi SEKALI peringatan. Berjudi DUA KALI peringatan. Menyerang moderator dan atau administrator SEKALI peringatan. Menyerang member lain DUA KALI peringatan. Pelanggaran atas peraturan DetikForum, SEKALI peringatan.
  • Jika sudah di-banned maka member tidak diperkenankan untuk mengikuti aktivitas di forum-forum lain di DetikForum.

Senin, 17 Januari 2011

KELUARGA KOMPUTER

RUMPUN KOMPUTER


Rumpun komputer pada dasarnya adalah suatu set penerapan penggunaan ISA (Instruction Set Architecture) yang sama. Maksud dari penerapan rumpun komputer adalah seluruh anggota rumpun dapat menjalankan program yang sama dan memelihara kompabilitas dengan hardware generasi sebelumnya, apabila akan dilakukan implementasikan pada teknologi yang baru.
Suatu rumpun komputer dapat dikatakan berhasil apabila setiap implementasi bersifat kompetitif dan juga kompatibel. Kuncinya adalah dengan menciptakan dengan arsitektur yang dapat diimplementasikan dengan berbagai cara untuk menjangkau berbagai macam tingkat biaya dan kinerja. Setiap implementasi harus bersifat kompetitif dan bersifat kompatibel (serasi-pasang). Program yang berjalan pada rumpun komputer dasar juga harus dapat dijalankan pada semua anggota rumpun pada tingkat yang lebih tinggi. Dan sebaliknya sebuah program yang dipindahkan dari anggota rumpun tingkat atas ke anggota rumpun tingkat yang lebih rendah juga harus berjalan secara kompatibel. Dengan memberikan mesin berdaya rendah dengan menggunakan memory serta kemampuan yang memadai untuk mendukung kinerjanya.
Jenis rumpun komputer:
  1. IBM menetapkan rumpun komputer pada tahun 1987, yaitu PS/2. Rumpun PS/2 adalah software yang kompatibel dengan IBM PC dan PC AT, namun ia mempunyai komponen interface elektrik dan fisik yang berbeda. Tidak lama setelah peluncuran PS/2, IBM menghentikan produksi PC dan PC AT-nya. Namun demikian, bisnis IBM PC dan PC AT tetap tumbuh pada saat itu, dengan menempatkan IBM dalam posisi satu-satunya perusahaan yang tidak menciptakan mesin yang kompatibel terhadap IBM PC atau PC AT. Akhimya, IBM meluncurkan beberapa model PSI 2 yang secara penuh kompatibel dengan IBM PC AT, dan secara resmi telah masuk kembali ke pasar.
  2. RISC (Reduced Instruction Set Computing) arsitektur komputasi modern dengan instruksi-instruksi dan jenis eksekusi yang paling sederhana. Arsitektur ini digunakan pada komputer dengan kinerja tinggi, seperti komputer vektor. Selain digunakan dalam komputer vektor, desain ini juga diimplementasikan pada prosesor komputer lain, seperti pada beberapa mikroprosesor  Intel 960, Itanium (IA64) dari Intel Corporation, Alpha AXP dari DEC, R4x00 dari MIPS Corporation, Power PC dan Arsitektur POWER dari International Business Machine. Selain itu, RISC juga umum dipakai pada Advanced RISC Machine (ARM) dan Strong ARM (termasuk di antaranya adalah Intel XScale), SPARC dan Ultra SPARC dari Sun Microsystems, serta PA RISC dari Hewlett-Packard.
  3. CISC (Complex instruction-set computing) sebuah arsitektur dari set instruksi dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari memory, operasi aritmetika, dan penyimpanan ke dalam memory, semuanya sekaligus hanya di dalam sebuah instruksi. Karakteristik CISC dapat dikatakan bertolak-belakang dengan RISC. Contoh-contoh prosesor CISC adalah System/360, VAX, PDP-11, varian Motorola 68000, dan CPU AMD dan Intel x86.

CACHE MEMORY

Pengertian Cache memory
Cache memory adalah memory berukuran kecil berkecepatan tinggi yang berfungsi untuk menyimpan sementara instruksi dan/atau data (informasi) yang diperlukan oleh prosesor. Boleh dikatakan bahwa cache memory ini adalah memory internal prosesor. Cache memory ini berbasis SRAM yang secara fisik berukuran kecil dan kapasitas tampung datanya juga kecil atau sedikit. Pada saat ini, cache memory ada 3 jenis, yaitu L1 cache, L2 cache, dan L3 cache.
Letak cache memory
L1 cache terintegrasi dengan chip prosesor (cache internal)., artinya letak L1 cache sudah menyatu dengan chip prosesor (berada di dalam keping prosesor). Cache ini memiliki kecepatan akses paling tinggi dan harganya paling mahal. Ukuran memori berkembang mulai dari 8Kb, 64Kb dan 128Kb. Sedangkan letak L2 cache, ada yang menyatu dengan chip prosesor, ada pula yang terletak di luar chip prosesor (cache eksternal), yaitu di motherboard dekat dengan posisi dudukan prosesor. Cache level 2 (L2) memiliki kapasitas yang lebih besar yaitu berkisar antara 256Kb sampai dengan 2Mb. Namun cache L2 ini memiliki kecepatan yang lebih rendah dari cache L1.  Pada era prosesor intel 80486 atau sebelumnya, letak L2 cache kebanyakan berada di luar chip prosesor. Chip cache terpisah dari prosesor, berdiri mandiri dekat chip prosesor. Sejak era prosesor Intel Pentium, letak L2 cache ini sudah terintegrasi dengan chip prosesor (menyatu dengan keping prosesor). Posisi L2 cache selalu terletak antara L1 cache dengan memori utama (RAM). Sedangkan cache level 3 hanya dimiliki oleh prosesor yang memiliki unit lebih dari satu misalnya dualcore dan quadcore. Fungsinya adalah untuk mengontrol data yang masuk dari cache L2 dari masing-masing inti prosesor.
Cache memory yang letaknya terpisah dengan prosesor disebut cache memory non integrated atau diskrit (diskrit artinya putus atau terpisah). Cache memory yang letaknya menyatu dengan prosesor disebut cache memory integrated, on-chip, atau on-die (integrated artinya bersatu/menyatu/ tergabung, on-chip artinya ada pada chip).
L1 cache (Level 1 cache) disebut pula dengan istilah primary cache, first cache, atau level one cache. L2 cache disebut dengan istilah secondary cache, second level cache, atau level two cache.


Kecepatan cache memory
Transfer data dari L1 cache ke prosesor terjadi paling cepat dibandingkan L2 cache maupun L3 cache (bila ada). Kecepatannya mendekati kecepatan register. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada prosesor. Secara fisik L1 cache tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. L1 cache adalah lokasi pertama yang diakses oleh prosesor ketika mencari pasokan data. Kapasitas simpan datanya paling kecil, antara puluhan hingga ribuan byte tergantung jenis prosesor. Pada beberapa jenis prosesor pentium kapasitasnya 16 KB yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu 8 KB untuk menyimpan instruksi, dan 8 KB untuk menyimpan data.
Transfer data tercepat kedua setelah L1 cache adalah L2 cache. Prosesor dapat mengambil data dari cache L2 yang terintegrasi (on-chip) lebih cepat dari pada cache L2 yang tidak terintegrasi. Kapasitas simpan datanya lebih besar dibandingkan L1 cache, antara ratusan ribu byte hingga jutaan byte, ada yang 128 KB, 256 KB, 512 KB, 1 MB, 2 MB, bahkan 8 MB, tergantung jenis prosesornya. Kapasitas simpan data untuk L3 cache lebih besar lagi, bisa ratusan juta byte (ratusan mega byte).
Prioritas penyimpanan dan pengambilan data
Dalam mekanisme kerjanya, data yang akan diproses oleh prosesor, pertama kali dicari di L1 cache, bila tidak ada maka akan diambil dari L2 cache, kemudian dicari di L3 cache (bila ada). Jika tetap tidak ada, maka akan dicari di memori utama. Pengambilan data di L2 cache hanya dilakukan bila di L1 cahe tidak ada.
Lebih jelasnya proses baca tulis data yang dilakukan oleh prosesor ke memori utama dapat dijelaskan sebagai berikut:
Ketika data dibaca/ditulis di memori utama (RAM) oleh prosesor, salinan data beserta address-nya (yang diambil/ditulis di memori utama) disimpan juga di cache. Sewaktu prosesor memerlukan kembali data tersebut, prosesor akan mencari ke cache, tidak perlu lagi mencari di memori utama.
Jika isi cache penuh, data yang paling lama akan dibuang dan digantikan oleh data yang baru diproses oleh prosesor. Proses ini dapat menghemat waktu dalam proses mengakses data yang sama, dibandingkan jika prosesor berulang-ulang harus mencari data ke memori utama.
Secara logika, kapasitas cache memory yang lebih besar dapat membantu memperbaiki kinerja prosesor, setidak-tidaknya mempersingkat waktu yang diperlukan dalam proses mengakses data.
Cara Kerja Memori Cache
Ketika kebutuhan prosesor untuk membaca dari atau menulis ke sebuah lokasi di memori utama, pertama kali akan memeriksa apakah salinan data terdapat di cache. Jika demikian, prosesor segera membaca dari atau menulis ke cache, yang jauh lebih cepat daripada membaca dari atau menulis ke memori utama. Hal ini dilakukan dengan membandingkan alamat lokasi memori untuk semua tag dalam cache yang mungkin berisi alamat itu. Jika prosesor menemukan bahwa lokasi memori dalam cache, kita mengatakan bahwa cache hit telah terjadi; jika tidak, kita berbicara tentang cache miss.
Dalam kasus hit cache, prosesor segera membaca atau menulis data dalam baris cache. Proporsi Akses yang dihasilkan dalam cache hit dikenal sebagai tingkat memukul, dan merupakan ukuran efektivitas cache.
Dalam kasus cache miss, cache mengalokasikan sebagian besar entri baru, yang terdiri dari tag hanya tidak terjawab dan salinan data dari memori.
Referensi kemudian dapat diterapkan pada entri baru seperti dalam kasus hit. Data yang relatif lambat karena mereka memerlukan data yang akan ditransfer dari memori utama. Incurs transfer ini tertunda karena memori utama jauh lebih lambat dibandingkan dengan memori cache, dan juga incurs yang overhead untuk merekam data baru dalam cache sebelum dikirim ke prosesor.
Dalam rangka untuk memberikan ruang bagi entri baru pada cache miss, cache umumnya memiliki untuk membuang salah satu entri yang sudah ada. The heuristik yang digunakan untuk memilih entri untuk membuang disebut kebijakan penggantian. Masalah mendasar dengan kebijakan penggantian adalah bahwa ia harus memprediksi entri cache yang ada paling tidak mungkin untuk digunakan di masa depan. Meramalkan masa depan adalah sulit, terutama untuk hardware cache yang menggunakan aturan sederhana setuju untuk pelaksanaan di sirkuit, jadi ada berbagai kebijakan untuk memilih pengganti dari dan tidak ada cara yang sempurna untuk memutuskan di antara mereka. Satu kebijakan penggantian populer, LRU, menggantikan yang paling terakhir digunakan entri.
Ketika data ditulis ke cache, harus pada titik tertentu ditulis ke memori utama juga. Waktu menulis ini dikendalikan oleh apa yang dikenal sebagai kebijakan menulis. Dalam write-through cache, setiap menulis ke cache menyebabkan menulis ke memori utama. Atau, dalam write-back atau salin-kembali cache, menulis tidak langsung dicerminkan ke memori. Sebaliknya, cache lokasi track yang telah ditulis di atas (lokasi ini ditandai kotor). Data di lokasi tersebut ditulis kembali ke memori utama apabila data yang diusir dari cache. Untuk alasan ini, sebuah kehilangan dalam write-back cache akan sering memerlukan dua memori akses pada pelayanan: satu untuk pertama menulis lokasi yang kotor ke memori dan kemudian lain untuk membaca lokasi baru dari memori.
Ada kebijakan serta menengah. Mungkin cache write-through, tetapi menulis dapat diadakan dalam antrian yang menyimpan data sementara, biasanya beberapa media penyimpanan sehingga dapat diproses bersama-sama (yang dapat mengurangi siklus bus dan sehingga meningkatkan pemanfaatan bus).
Hierarki cache di prosesor modern
Specialized caches
Pipelined CPU mengakses memori dari beberapa poin dalam pipa: instruksi menjemput, virtual-ke-terjemahan alamat fisik, dan data fetch (lihat klasik RISC pipa). Desain alami adalah dengan menggunakan cache fisik yang berbeda untuk masing-masing titik-titik ini, sehingga tidak ada satu sumber daya fisik harus dijadwalkan untuk melayani dua titik dalam jaringan pipa. Dengan demikian, secara alami pipa berakhir dengan setidaknya tiga cache terpisah (instruksi, BIS, dan data), masing-masing khusus terhadap peran tertentu. Pipa dengan instruksi dan data terpisah cache, sekarang dominan, yang dikatakan memiliki arsitektur Harvard. Awalnya, frase ini disebut mesin dengan instruksi dan data yang terpisah kenangan, yang terbukti sama sekali tidak populer. CPU modern memiliki satu-memori arsitektur von Neumann.
Victim cache
Korban Cache adalah cache digunakan untuk menyimpan blok diusir dari cache pada CPU penggantian. Cache korban terletak di antara cache utama dan jalan isi ulang, dan hanya memegang blok yang diusir dari cache utama. Cache korban biasanya sepenuhnya asosiatif, dan dimaksudkan untuk mengurangi jumlah konflik meleset. Banyak program yang biasa digunakan tidak memerlukan pemetaan asosiatif untuk semua akses. Pada kenyataannya, hanya sebagian kecil dari mengakses memori dari program memerlukan associativity tinggi. Cache korban eksploitasi properti ini dengan menyediakan associativity tinggi hanya akses ini. Ini diperkenalkan oleh Norman Jouppi pada tahun 1990.
Trace cache
Salah satu contoh yang lebih ekstrem spesialisasi Trace cache adalah yang ditemukan dalam mikroprosesor Intel Pentium 4. Sebuah trace Cache adalah mekanisme untuk mengambil instruksi meningkatkan bandwidth dan mengurangi konsumsi daya (dalam kasus Pentium 4) dengan menyimpan jejak-jejak instruksi yang sudah diambil dan diterjemahkan. Diakui secara luas yang paling awal publikasi akademik trace cache oleh Eric Rotenberg, Steve Bennett, dan Jim Smith pada tahun 1996 mereka kertas “Trace Cache: Pendekatan Latency Rendah ke Tinggi Mengambil Instruksi Bandwidth.”
Sebuah Penyimpanan Trace cache instruksi baik setelah mereka telah diterjemahkan, atau karena mereka pensiun. Secara umum, instruksi yang ditambahkan untuk melacak cache dalam kelompok-kelompok yang mewakili blok dasar baik perorangan atau dinamis jejak instruksi. Blok dasar terdiri dari kelompok non-instruksi cabang yang berakhir dengan sebuah cabang. A dinamis trace ( “trace path”) hanya berisi instruksi yang hasilnya benar-benar digunakan, dan menghilangkan instruksi yang diambil berikut cabang (karena mereka tidak dijalankan); jejak yang dinamis bisa menjadi dasar Rangkaian dari beberapa blok. Hal ini memungkinkan unit fetch instruksi prosesor untuk mengambil beberapa dasar blok, tanpa harus khawatir tentang cabang di aliran eksekusi.
Multi-level caches
Masalah lainnya adalah fundamental cache tradeoff antara tingkat latensi dan memukul. Cache lebih besar lebih baik tingkat terkena tapi lagi latency. Untuk mengatasi tradeoff ini, banyak komputer yang menggunakan beberapa tingkat cache, dengan cache cepat kecil didukung oleh lebih lambat cache.
Multi-level cache umumnya beroperasi dengan memeriksa terkecil Level 1 (L1) cache pertama; jika hit, prosesor berlangsung dengan kecepatan tinggi. Jika cache misses yang lebih kecil, lebih besar berikutnya cache (L2) dicentang, dan seterusnya, sebelum memori eksternal dicentang.
Sebagai perbedaan latency antara memori utama dan cache tercepat telah menjadi lebih besar, beberapa prosesor telah mulai memanfaatkan sebanyak tiga tingkat on-chip cache. Misalnya, Alpha 21164 (1995) memiliki 96 KB on-die cache L3; IBM Power4 (2001) memiliki 256 MB L3 cache off-chip, dibagi di antara beberapa prosesor; Itanium 2 (2003) memiliki 6 MB terpadu tingkat 3 (L3) cache on-die; Intel Xeon MP kode produk bernama “Tulsa” (2006) fitur 16 MB on-die cache L3 dibagi antara dua prosesor cores; AMD Phenom II (2008) memiliki hingga 6 MB on-die unified L3 cache; dan Intel Core i7 (2008) mempunyai 8 MB on-die unified L3 cache yang inklusif, bersama-sama oleh semua core. Manfaat dari suatu L3 cache tergantung pada pola akses aplikasi.

Istilah penting yang berhubungan

  • Cache hit, jika data yang diminta oleh unit yang lebih tinggi dan ada dalam cache disebut "hit". Permintaan dapat dilayani dengan cepat. Maksud urutan unit dari rendah hingga tinggi yaitu: Streamer - Hardisk Memori - Second Level - First level - CPU cache.
  • Cache miss, bila data yang diminta tidak ada dalam cache, harus diambil dari unit dibawahnya yang cukup memakan waktu. Ini disebut miss (gagal)
  • Burst mode, dalam modus cepat ini cache mengambil banyak data sekaligus dari unit dibawahnya. Ia mengambil lebih dari yang dibutuhkan dengan asumsi, data yang diminta berikutnya letaknya berdekatan.
  • LRU (Least Recently Used) adalah algoritma penggantian cache.
  • COAST, Cache on the stick adalah bentuk khusus L2, yang dapat diganti-ganti seperti RAM dan ditempatkan pada modul.
  • DRAM, memori dinamik (''Dynamic Random Access Memory) adalah bentuk yang paling umum. DRAM hanya menggunakan sebuah kapasitor untuk menyimpan, sehingga kecil dan murah untuk kapasitas besar. Kekurangannya: kecepatannya tidak begitu tinggi.
  • SRAM, memori statik (Static RAM) ini menggunakan sakelar elektronik (flip-flop) untuk menyimpan. secara teknis flip-flop pada RAM lebih rumit dari kapasitor pada DRAM. Karena lebih cepat, SRAM biasanya digunakan untuk cache L1 atau L2.
  • SDRAM, memori dinamik tersinkronisasi (Synchronous DRAM) merupakan perkembangan lebih lanjut dari DRAM. Akses pada memori disinkronkan dengan frekuensi sistim prosesor sehingga menghemat waktu. Pada motherboard modern, SDRAM berfungsi sebagai pengganti langsung DRAM.
  • First level cache (L1), ini tingkat cache teratas dalam hirarki, dengan kapasitas memori terkecil, termahal dan tercepat.
  • Second level cache (L2), cache level dua ini memiliki kapasitas lebih besar dari L1, tetapi lebih lambat dan murah. Cache L2 masih lebih cepat dibandingkan dengan RAM.
  • Write back (WB), cache digunakan tidak hanya saat membaca, tetapi juga dalam proses menulis.
  • Write through (WT), mementingkan keamanan: cache hanya digunakan saat membaca, sedangkan untuk menulis ditunggu hingga memori yang dituju selesai menulis.